Dari Serangan Jantung Hingga Stroke Ringan Karena Kolesterol Tinggi

Friday, November 23rd, 2018
Ofir

Gejala stroke ringan dan serangan jangtung memang tidak boleh diabaikan. Mengingat kedua hal tersebut merupakan pembunuh nomer satu di Indonesia. Penyakit jantung dan stroke selalu menghantui jika gaya hidup tidak sehat menjadi landasan.

Oleh sebab itu, menjaga pola makan agar selalu dalam kondisi baik penting untuk dilakukan. Karena makanan merupakan satu-satunya sumber energi bagi manusia maka membiasakan makan makanan yang sehat dan bergizi adalah lebih baik. Kesehatan merupakan hal yang paling utama untuk dijaga. Terlebih lagi jika sudah memiliki anak, maka kesehatan keluarga berada pada tanggung jawab orang tua.

Gaya Hidup

Sebagai orang tua yang menjadi contoh kelak bagi anak-anak maka dengan menerapkan kebiasaan sehat sejak dini adalah langkah tepat. Kita tidak pernah tahu umur kita akan mencapai berapa, namun dengan menjaga kesehatan maka kita turut andil dalam berusaha menjadi lebih baik. Mencintai diri sendiri dengan wujud menjaga kesehatan harus dilakukan.

Gejala stroke ringan dapat menyerang siapa saja saat ini, karena remaja pun sekarang dapat mengalami penyakit apapun. Stroke ringan dalam medis biasa disebut dengan serangan iskemik atau sesaat. Biasa disebut juga dengan Transient Ischaemic Attack (TIA). Stroke ringan atau juga dapat dikatakan stroke terjadi karena adanya suatu hambatan pada aliran darah ke otak. Dengan begitu penyumbatan pembuluh darah dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti jantung coroner dan stroke.

Penyakit stroke ringan terjadi kebanyakan disebabkan oleh kolesterol tinggi. Di mana kolesterol tinggi mengandung banyak lemak yang mengendap, istilah lainnya adalah aterosklerosi atau plak. Lemak yang mengendap terlalu lama di dalam tubuh akan menyebabkan penyumbatan saluran darah yang menghantarkan oksigen serta nutrisi ke dalam otak. Selain factor genetic, penyakit stroke terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat. Gejala stroke ringan diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Cadel atau berbicara tidak jelas. Kesulitan dalam memahami kata-kata yang orang lain ucapkan dan berbicara menjadi kacau karena konsentrasi menjadi terganggu
  2. Kelemahan pada otot-otot wajah, salah satunya adalah posisi wajah turun pada salah satu sisi yang tidak simetris, mata serta mulut turun ke bawah, tidak dapat tersenyum karena otot pada bagian mulut tertarik dan menyebabkan tidak dapat mengerutkan dahi
  3. Tangan dan kaki sulit untuk digerakkan karena terjadi lumpuh atau mati rasa pada anggota tubuh
  4. Pandangan mata juga kabur pada bagian satu atau kedua mata
  5. Sering sakit kepala dan pusing berlebihan

Jika beberapa hal di atas anda alami, maka segera konsultasikan pada dokter untuk penanganan lebih lanjut. Stroke ringan dengan stroke berat hanya memiliki tingkat kondisi penyumbatan yang paling parah. Jika penyumbatan hanya sesaat saja dan kemudian kembali pulih dalam kurun waktu tertentu maka disebut dengan stroke ringan.

Pencegahan Stroke Ringan

Jika penyumbatan sudah parah maka akan menyebabkan stroke yang lebih parah pula. Sehingga gejala stroke ringan merupakan langkah singkat seseorang akan mengalami stroke lanjutan. Dan kesehatan akan terancam bahaya karena tubuhnya telah memberikan tanda-tanda yang nyata. Jika sudah terjadi maka langkah satu-satunya dengan terapi pengobatan yang tepat dan merubah gaya hidup yang buruk, pencegahan stroke ringan bisa diawali dengan hal-hal berikut ini:

 

  • Berhenti merokok

Tahukah Anda? Kandungan nikotin dan zat tar di dalam rokok mampu meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh tinggi. Merokok juga meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit stroke. Penumpukan plak pada arteri karena merokok mampu menyumbat pembuluh darah yang kemudian mengganggu fungsi organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit muncul. Berhenti merokok adalah pencegahan seseorang terkena serangan stroke.

 

  • Menurunkan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas biasanya berkaitan dengan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Karena pola makan yang tidak sehat membuat seseorang terkena obesitas. Kurangnya perhatian dengan asupan makanan yang dikonsumsi membuat seseorang memiliki kolesterol tinggi di dalam tubuh. Di mana kolesterol kemudian menyebabkan berbagai masalah kesehatan terutama gejala stroke ringan tersebut.

 

  • Olahraga rutin

Kegiatan luar ruang atau biasa dikenal dengan olahraga memiliki peran penting dalam menunjang tubuh yang kuat dan sehat. Dengan melakukan olahraga secara rutin dan teratur dapat menghindarkan seseorang memiliki penyakit yang dapat mengganggu kesehatan. Karena pembakaran lemak jahat dalam tubuh diproses dengan baik ketika sedang berolahraga. Kebiasaan yang sederhana inilah yang malah sangat sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang.